rss

Senin, 11 April 2011

PSIKOLOGI KAYA. Bag. 3. TUJUAN BEKERJA


Mencari uang, memenuhi kebetuhan hidup, menyekolahkan anak, memberi bantuan pada orang lain dan mempertahankan hidup adalah serangkaian tujuan dari bekerja yang kerap kali ada dalam benak dan hati setiap orang. Akan tetapi pada dasarnya, secara subtansial, kita sebagai manusia dalam hal bekerja, uang bukanlah tujuan akhir. Hal ini adalah kesalahan fatal yang menjangkiti pribadi manusia dalam berfikir soal bekerja. Lantas apa tujuan utama bekerja dalam hidup ini?

Secara agama telah melandasi akan kebutuhan manusia dalam memenuhi hak hidup, sepanjang ayat Al-Quran yang dapat ditemui dan masih banyak lagi, di antaranya ialah ayat berikut ini ;

“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung” (QS. Al-Jum’ah : 10)
Ayat di atas memberikan inspirasi pada segenap manusia untuk selalu bekerja mencari karunia Allah SWT yang telah disebarkan di langit dan di bumi. Namun, dari pada itu disamping bekerja juga tetap dituntut untuk selalu mengingat Allah SWT dalam bekerja. Wow, luar biasa...apa tujuan dari ini semua??? Bekerja dengan mengingat Allah SWT..bagaimana aplikasinya?...
Secara filosofis, dalam beberapa ayat yang lain disebutkan bahwa manusia dalam kehidupan ini dan segala aktivitasnya di bidang apapun selalu terkait dengan nilai-nilai manfaat yang selakyaknya ditularkan kepada orang lain. Karena itu adalah manifestasi seorang manusia yang paling mulia di mata sesama, seperti hadist yang pernah disampaikan Rasulullah SAW ; “bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat kepada orang lain” (Al-Hadist). seperti ini pula yang disinyalir dalam filosofis Al-Quran yang menyebutkan bahwa manusia dalam menjalani realita hidup ini, dengan adanya kematian dan kehidupan, adalah bertujuan untuk mencari siapa di antara kita, manusia, yang paling baik amal perbuatannya. Dalam kata lain adalah prestasi yang pernah kita raih dalam hidup. Yakni prestasi dalam bidang  kebaikan. Jadi bekerja tak hanya bertujuan mencari uang, kekayaan, ketenaran, apalagi pangkat, atau sekedar mempertahankan hidup dan memenuhi kebetuhan serta keinginan, melainkan lebih mendasar dari pada itu, tujuan bekerja adalah meraih puncak prestasi kebaikan...di segala segi dan profesi kita.

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun” 
(QS. Al-Mulk : 2)

Karena toh tanpa ini, seakan-akan kehidupan di dunia tidak ada realitasnya disebabkan tak ada manfaat yang dapat dirasakan sesama. Ayat Al-Quran sangat lengkap dengan pedoman dan petunjuk hidup yang sangat mencerahkan. Oleh sebab itu patut dijadikan rujukan yang tidak diragukan lagi.
Kembali pada pembahasan di atas, apa tujuan dari bekerja yang sesungguhnya??? Jika kita melihat pada ayat di atas maka tujuan bekerja yang sesungguhnya adalah eksistensial diri kita di dunia. Sebagaimana titah kita, dalam hidup, sebagai khalifah Allah SWT. Yang diwujudkan dengan prestasi kebaikan. Inilah esensi dari bekerja.
Kenapa demikian? Karena dalam kehidupan ini jika kita pandang dari kaca mata tasawuf sangat jelas, bahwa kehidupan dunia ini hanyalah semu belaka, tidak ada yang kekal dalam kehidupan dunia, yang kekal (red_dalam koridor makhluk) dan yang akan kita bawa mati adalah kebaikan-kebaikan yang tulus dan diridhai Allah SWT. Oleh sebab itu, sangat rugi manusia yang bekerja hanya untuk memenuhi kebutuhan, apalagi menumpuk-numpuk kekayaan dan ketenaran, toh semua itu pasti akan musnah. Kecuali jika bekerja kita untuk eksistensial diri di mata Allah SWT dengan cara disalurkan untuk kemanfaatan bersama dan mencetak prestasi kebaikan dalam profesi kita itu. Insyaallah semuanya tidak ada yang sia-sia.

0 comments:


Poskan Komentar

SELAMAT DATANG

Salam semua pengunjung di blog kami. Blog ini khusus memuat artikel yang berbasis sains, psikologi, filsafat, tasawuf, agama dan pendidikan, serta kombinasi dari ketujuhnya. Dan semua disusun atas pemikiran pribadi dari beberapa sumber yang terpercaya dan patut untuk dirilis ulang serta dikembangkan untuk kemajuan bersama, dan dalam blog ini 90 % karya pribadi. Bagi teman-teman yang ingin berbagi tulisan artikel, yang bernafaskan basic di atas, bisa dikirimkan lewat e-mail ini tujuh.rahasia@gmail.com dan saya banyak mengucapkan terimakasih kepada anda... Cukup sekian, Akhir kata Selamat membaca...Sukses. Semoga bermanfaat
Alam Bertasbih Slideshow: Ahmad’s trip to Surabaya, Java, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Surabaya slideshow. Create your own stunning free slideshow from your travel photos.

Follow by Email

SUMBANGKAN DANA Rp 300 HANYA DENGAN KLIK IKLAN-IKLAN INI

Ada kesalahan di dalam gadget ini